Pantai Pasir Desa Pasir Menawarkan Pesona yang Menawan Mata Traveller

Pantai Pasir ada di desa Pasir kecamatan Ayah, Kebumen. Untuk menujunya, sangat mudah bagi anda para pengunjung. Pantai Pasir ini membujur dan berkelok di sisi selatan karst Gombong disepanjang pantai selatan. Desa ini terkenal sebagai desa kampungnya para nelayan. Memang, Konon sejarah Desa Pasir tidak bisa dipisahkan dari desa nelayan. ceritanya, pernah hidup seorang pelaut ulung dalam mengarungi lautan pada zaman Belanda, hingga akhirnya pelaut ini menebangi hutan untuk menjadikannya sebagai perkampungan atau disebut babad desa. Beliau adalah Mbah Bekel Tambak Yuda atau Mbah Mad Mulya. Beliaulah yang mengawali Pemerintahan Desa Pasir melawan Pemerintah Kolonealisme Belanda dengan mengorganisir dan memperjuangkan Pusat Pemerintahan Desa. Beliau biasa disebut sebagai Glondong Mad Mulya, beliau mulai merencanakan Pemerintahan Desa yang dibantu dengan Perangkat Desa walaupun tetap diawasi oleh Belanda, perjuangan tidak pantang menyerah dan tidak kenal lelah. Beliau mengorganisir masyarakat dan mengasah kemampuan melaut masyarakatnya hingga menjadi ketrampilan dan pekerjaan yang dapat diandalkan masyarakat desa Pasir hingga sekarang ini.

Tradisi ritual selamatan melaut atau sedekah laut setiap tahun tetap digelar dan diabadikan di pantai yang cukup lapang dan luas ini. Pantai yang dihimpit perbukitan dan dihiasi ratusan perahu nelayan yang berbaris sangat elok dipandang dan dikunjungi. Percayalah, desa ini menjadi satu mutiara pesona yang ada di pulau Jawa. Pemandangan perbukitan yang berbatasan dengan laut, segarnya udara yang berhembus, padatnya nelayan dan kapal kapal mini tradisional yang manis semakin memperindah panorama kehidupan yang ada. Tidak jauh dari pantai pasir ini, terdapat sebuah tempat pelelangan ikan atau TPI Pasir yang menjajakan hasil tangkapan para nelayan. Desa ini menjadi desa penghasil ubur ubur yang hasilnya sudah sampai eropa. Di desa ini, banyak sekali pantainya. Sebut saja pantai Lampon, pantai Karang Pengantin, pantai Gebyuran, pantai Surumanis. Belum juga menyebut pantai yang ada disebelah timur dari pantai pasir. Sebuah pesona dan harta karun yang luar biasa bagi warga desa Pasir untuk tetap melestarikan dan menjaga keindahan alam ini, bukan hanya mereka saja, kita juga berkewajiban melestarikannya hingga keindahan ini bisa diwariskan ke anak cucu kita. Masyarakat desa ini sangat kompak dan padu dalam visi mengembangkan potensi wisata desa Pasir ini. Mereka bersemangat dan saling bahu membahu mengadakan dan membenahi fasilitas pendukung wisata. Anda akan mendapatkan kehangatan dan senyum ramah penduduk di pantai ini. Karena mereka sangat baik dan sangat menghargai kita sebagai manusia.

pantai-pasir-desa-pasir-ayah-kebumen-visit-kebumen1

pantai-pasir-desa-pasir-ayah-kebumen-visit-kebumen2

Selain panorama yang indah, udara yang segar, pemandangan nelayan, TPI Pasir yang menjual hasil tangkapan ikan, muara sungai pasir yang membelah perbukitan karst Gombong, sapa dan senyuman warga yang teduh, satu lagi panorama yang ditawarkan adalah di Pantai yang menghampar sekitar 700 meter terdapat Watu Pendel yaitu sebuah batu karang yang bolong ditengahnya. Letaknya persis didepan pantai tidak jauh dari bibirnya sekitar 100 meter jaraknya. Ya, batu karang ini menjadi daya tarik tersendiri dari desa pasir. Anda bisa memancing dari atas batu karang ini atau hanya sekedar duduk santai menikmati suasana dan memandang jauh ke arah samudera.

Untuk mencapainya, pengunjung tidak perlu khawatir, lokasi pantai ini sangat mudah ditemukan karena akses jalan yang sudah baik dan banyaknya petunjuk arah jalan yang ada. Dari persimpangan pantai logending atau pantai ayah, terus lurus ambil arah barat sekitar 3 km dari persimpangan ini anda akan menemukan penunjuk jalan yang mengarahkan anda ke Wisata pantai pasir di desa Pasir. VisitKebumen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: